Aneka Wisata Jogya yang Wajib Dijejaki
Cari Berita

Aneka Wisata Jogya yang Wajib Dijejaki

Destinasi Nusantara
Sabtu, 03 November 2018

Setelah puas menikmati suasana malam hari di Maliboro, kami pun menuju ke tempat menginap dengan menenteng banyak aneka cenderamata. Walaupun banyak yang kami beli tetapi, sedikit mengeluarkan uang. Ini berarti harganya cukup murah.

Keesokan harinya, kami bergegas dandan. Karena ingin juga menikmati Candi Borobudur yang sudah beken ke mancanegara. Dunia memang sudah mengenal keajaiban Borobudur sebagai peninggalan jaman Hindu-Budha.

aneka wisata alam, kuliner dan cendramata Jogya seperti candi borobudur, pantai parangtritis, rumah mbah maridjan, dan bakso khas dan bakpia bisa menjadi pilihan saat hendak berlibur bersama keluarga.
Pesona Indah Candi Borobudur

Pantai Parangtritis


Perjalanan dari Hotel ke Borobudur tidak terlalu lama. Hanya sekitar setengah jam sudah sampai. Kebetulan hari itu, masyarakat Hindu-Budha sedang mengadakan ruwatan. Suatu tradisi untuk mendapatkan berkah dari Yang Maha Kuasa. Tetapi di Borobudur, tidak terlalu lama. Setelah puas berkeliling dan berfoto-foto kami pun siap-siap mengunjungi pantai Parangtritis.

aneka wisata alam, kuliner dan cendramata Jogya seperti candi borobudur, pantai parangtritis, rumah mbah maridjan, dan bakso khas dan bakpia bisa menjadi pilihan saat hendak berlibur bersama keluarga.
Pantai Parantritis

Sebelum tibanya matahari terbenam, kami telah sampai di Parantritis. Perjalanan yang ditempuh sekitar 45 menit. Jadi sebelum sunset, kami sudah menikmati pantai itu yang demikian memukau. Indahnya. Kami pun teringat dengan pantai indah Pangandaran.

Di pantai indah ini, ternyata begitu banyak wisatawan yang menikmati pantai dan deburan ombaknya yang berirama syahdu mengasyikkan. Ternyata, para wisatawan, termasuk juga wisatawan mancanegara yang sejak siang hari berada di pantai itu ingin menikmati sunset.

Memang benar. Saat tibanya sunset, wisatawan yang menikmati deburan ombak Parangtritis bgitu syahdu menikmati sunset. Sedikit-demi sedikit, matahari yang demikian “moncorong” saat siang hari, berangsur redup dengan suasana alam yang tampak kemerah-merahan.

Begitu matahari sudah tenggelam, berangsur-angsur wisatawan pun meninggalkan pantai indah itu menuju ke tempat menginapnya. Tetapi, masih banyak pula yang tetap menikmati deburan ombak Parangtritis dan bermain air. Mandi di pantai.

Rumah Mbah Maridjan


Keesokan harinya, kami pun menikmati indahnya Gunung Merapi yang beberapa waktu lalu tampak murka dengan menumpahkan isi perutnya. Dalam lakon ini, seorang sesepuh Merapi, Mbah Maridjan tetap berjaga di sana. Ia tidak beranjak dari tempatnya. Seolah, ia dan gunung Merapi masih satu darah.

aneka wisata alam, kuliner dan cendramata Jogya seperti candi borobudur, pantai parangtritis, rumah mbah maridjan, dan bakso khas dan bakpia bisa menjadi pilihan saat hendak berlibur bersama keluarga.
Rumah Mbah Maridjan

Pengunjung ke Gunung Merapi masih tetap teratur. Mereka tidak lagi was-was. Mereka pun tahu, jika Mbah Maridjan berkorban demi masyarakat. Ia bersama rumahnya terbenam dalam lumpur panas muntahan perut Merapi.

Itulah pula yang menyebabkan masih tetap banyak pelancong berkunjung ke Merapi. Selain ingin tahu bekas-bekas muntahan lahar panas yang kini sudah mendingin, juga ingin tahu rumah Mbah Maridjan. Bekas rumah Mbah Maridjan walau telah dimakan lahar panas, tapi masih dapat dinikmati oleh para pelancong.

Bakso Khas dan Bakpia


Begitu puas menikmati keindahan Merapi yang pernah mengamuk itu, dalam perjalanan ke hotel, kami singgah dulu di tempat jualan bakso. Baksonya sih sama saja dengan yang ada di Bandung. Tetapi yang membedakannya adalah kuahnya.

aneka wisata alam, kuliner dan cendramata Jogya seperti candi borobudur, pantai parangtritis, rumah mbah maridjan, dan bakso khas dan bakpia bisa menjadi pilihan saat hendak berlibur bersama keluarga.
Bakpia Khas Jogya

Ketika kami mencicipinya, memang terasa nikmat dan lezat. Malah, karena kuahnya itu citarasanya pun jadi berbeda. Ini karena kuahnya itu lain dari pada di Bandung. Terasa, kuahnya adalah kuah soto. Ini rupanya yang membuat pengunjung ketagihan.

Tidak lupa pula, kami mengunjungi swalayan yang berjualan kuliner khas Jogya. Selain bakpia yang sudah demikian beken di nusantara ini, juga tersaji sekoteng, wingko. Harganya boleh dibilang murah. Aaahhh…. Nikmatnya jalan-jalan, berwisata sambil menikmati alam, kuliner khas dan aneka cenderamata.

Penutup


Demikian artikel tentang aneka wisata jogya yang wajib dijejaki pada edisi wisata kali ini. Jika anda belum puas, silahkan siapkan ransel dan barang-barang backpacker anda lalu pesan tiket dan menuju ke jogya agar mendapatkan sensasi berwisata di jogya.