Bunga Sate Kelinci Hingga Factory Outlet
Cari Berita

Advertisement

Bunga Sate Kelinci Hingga Factory Outlet

Destinasi Nusantara
Minggu, 11 November 2018

Hari begitu cerah. Tepatnya hari Rabu 7 Oktober 2018, jalan-jalan sengaja mengambil di weekday atau bukan akhir pekan agar bisa menikmati perjalanan hari ini dengan total, tanpa macet karena penumpukan kendaraan dari kota. Bandung bagian utara adalah yang paling banyak dibicarakan pelancong alias wisatawan dan tempat inilah tujuan jalan-jalan kali ini.

Jika pada saat weekend jalur menuju daerah ini sangat macet, bahkan dari mulai jalan Cipaganti kendaraan sudah pasti asod-asodan alias ngarayap. Tapi di hari biasa seperti ini semua terasa begitu lancar.

Selain udaranya yang sangat sejuk, Lembang juga berada sangat tinggi di atas pusat kota Bandung, jadi sekalian menikmati pemandangan berupa hamparan Paris van Java dari ketinggian. Luar biasa..!

Sate Kelinci Lembang


Bunga Sate Kelinci Hingga Factory Outlet ada di lembang bandung, cocok untuk liburan sekolah dan tahun baru yang akan datang.
Sate Kelimci Lembang

Kendaraan sudah siap, seluruh perlengkapan juga sudah disediakan sejak malam hari. Yang paling penting adalah uang. Haha…yang satu ini memang sangat representative. Semuanya bisa jadi lebih mudah dengan yang satu ini. Terlebih bagitu banyak hal yang ingin diborong, makan semua makanan nikmat dan membeli beberapa pernak pernik atau oleh-oleh untuk dibawa pulang. Bukan untuk dibagikan sih, tapi untuk dihabisin sendiri di rumah, hehe…

Ada yang menarik ketika melewati jalan Setiabudi atas, tepatnya beberapa ratus meter setelah melewati tugu perbatasan antara Kota Bandung dan Kabupaten Bandung Barat. Terlihat deretan penjual kelinci di pinggir jalan.

Sebenarnya kawasan pusat penjual kelinci ini sudah banyak diketahui oleh banyak wisatawan dari berbagai daerah. Karena sudah banyak media yang meliput kawasan ini sebagai salah satu kawasan yang khas dengan kelincinya.

Ini meruipakan pembuktian langsung, dan ternyata memang menyenangkan sekali ketika kita bisa melihat dan menggendong beberapa kelinci. Ternyata kelinci di sini memiliki jenis yang sangat beragam. Baru tahu deh…

Puas melihat aneka jenis kelinci dengan harga yang variatif, saya jadi penasaran dengan sate kelinci yang banyak dijual di beberapa warung sate kelinci sepanjang jalan. Tidak begitu banyak yang saya makan, tapi rasanya yang benar-benar lezat cukup mengobati rasa penasaran. Ternyata sate kelinci memang berbeda. Selain gurih, dagingnya juga terasa lembut dan empuk. Padahal gak tega juga jika ingat bentuk sewaktu hidupnya yang imut.

Waktu tak terasa sudah menunjukkan jam 10.00. Dalam hati sebenarnya ingin sekali melanjutkan ke daerah Lembang lebih atas lagi. Tapi teringat janji dengan rekan-rekan untuk meeting lunch di hotel Anggrek.

Akhirnya kendaraan putar balik menuju pusat kota Bandung lagi. Tapi waktu yang tersisa lumayan masih cukup untuk sedikit menikmati panorama Paris van Java ini. Nah..ide bagus juga kalau sejenak menyegarkan penglihatan di daerah Cihideung.

Ya, di sini banyak penjual bunga yang berjejer di sepanjang jalan Cihideung, dengan aneka jenis dan warna bunga yang terhampar luas, terlihat begitu meriah di pandangan mata. Jadi ingat dengan salah satu artikel yang ditulis dalam sebuah majalah yang menyatakan kalau bunga juga ternyata dapat membantu proses terapi orang yang sedang sakit. Jujur saja ini terbukti ketika melihat hamparan warna-warni dan mencium semerbak harumnya, pikiran benar-benar fresh.

Cihideung berasal dari dua kata dalam bahasa Sunda. Cai yang berarti air dan hideung yang berarti hitam. Orang Sunda yakin bahwa kehidupan ini tidak lepas dari unsur cai (air) sehingga tak heran jika nama tempat selalu diawali dengan kata “ci” atau “cai”. Namun “hideung” di sini menyatakan unsur tanah.

Tak heran tanah di kawasan Cihideung ini berwarna hitam, menandakan jenis tanah yang masih sangat terjamin kadar humus yang menentukan tingkat kesuburan. Jelaslah tanaman seperti bunga ini sangt cocok dan tumbuh subur di daerah seperti Cihideung.

Begitu banyak aneka jenis bunga yang ada di Cihideung, membuat saya berniat membeli beberapa jenis tanaman yang ada. Saya pilih yang perawatannya gampang saja seperti bunga-bunga dalam pot. Harganya lumayan murah dari mulai harga Rp. 500,-

Nah hampir menjelang waktu makan siang, berarti hotel Anggrek tujuan berikutnya. Tidak terlalu jauh memang menuju hotel yang terkenal dengan istilah Shopping Hotel ini. Dengan hanya 10 menit saja dari Cihideung, tak terasa sudah sampai di jalan LRE. Martadinata (Riau), alamat hotel Anggrek. Rekan-rekan juga sudah pada kumpul. Kalau menyangkut urusan perut memang pada cepat mereka ini hadir, haha…

Memasuki hotel Anggrek yang sejuk memang sangat kontras dengan keadaan di luar yang kebetulan cuaca di Kota Bandung saat itu terasa lumayan gerah, meski pun tidak sepanas ibukota. Senyum Mbak Tya, sang sekretaris yang ramah menyapa kami dan mempersilahkan kami untuk langsung menuju tempat makan atau restoran yang berada bersebelahan denga Purple Lounge.

Makanannya luar biasa nikmat, terutama nasi bakar yang menjadi menu utama makan siang kami saat itu. Namun satu hal yang paling mengundang rasa kagum adalah baby kaylan yang dimasak seperti ditumis. Beberapa teman saya mengatakan menu yang satu ini luar biasa enak. Rasanya gurih hampir mirip jamur tapi empuk seperti brokoli. Ah sungguh sayuran yang unik.

Beberapa menu lainnya seperti soto dan ayam juga tak luput dari sasaran kami. Semuanya kami santap dan tak hanya membuat perut kenyang tapi juga memberikan kesan makan siang yang sangat nikmat. Apalagi kalau sudah ngumpul begini. Inginnya jalan-jalan abring-abringan keliling Bandung. Benar saja, namanya naluri berbelanja memang cepat menular.

Factory Outlet


Salah satu teman kami memiliki ide untuk berkeliling di Jalan Riau yang terkenal banyak berdiri Factory Outlet (FO). Tidak salah lagi, yang semula niatnya hanya berkeliling, nyatanya beberapa potong baju kami beli juga. Pantas saja pelancong dari luar kota selalu berbondong-bondong menyerbu beberapa FO untuk memborong pakaian.

Bunga Sate Kelinci Hingga Factory Outlet ada di lembang bandung, cocok untuk liburan sekolah dan tahun baru yang akan datang.
Factory Outlet

Harga di FO memang lebih murah untuk kualitas yang sangat bagus. Inilah satu kelebihan berbelanja busana di kota Kembang. Namanya Factory Outlet sudah pasti setiap barang yang dijual merupakan barang yang langsung dari pabrik tanpa melalui agen.

Tak heran jika harga yang ditawarkan sangat miring. Terlebih jika di momen-momen tertentu selalu diadakan program diskon. Tanpa terasa waktu sudah hampir maghrib. Saatnya kami pulang. Berjalan-jalan di Bandung memang mengasyikkan.