Pulau Buaya Wisata Papua Barat Dengan Pantai Yangi Alami
Cari Berita

Pulau Buaya Wisata Papua Barat Dengan Pantai Yangi Alami

Destinasi Nusantara
Kamis, 08 November 2018

Pulau Buaya Papua Barat- Di kota Sorong ini memang banyak pantai pantai yang mempunyai spot anggun dan sebagian masih higienis alami. Pantai pantai ini akan tetap selalu indah apabila kita benar benar sanggup menjaga lingkungan kita sendiri.

Anda tidak perlu pergi ke tangah laut untuk melihat ikan alasannya ialah di tepian pantai pun banyak terdapat ikan kecil yang sanggup anda lihat. Selain itu juga banyak terdapat burung bangau yang mencari ikan sebagai makanannya. Tidak jarang pula terlihat bintang laut menghiasi tepi pantai.

 Di kota Sorong ini memang banyak pantai pantai yang mempunyai spot anggun dan sebagian masi Pulau Buaya Wisata Papua Barat Dengan Pantai Yangi Alami

Pulau ini di huni oleh lebih banyak didominasi oleh para penduduk orisinil yang berprofesi sebagai nelayan dan juga berkebun. Lokasi Pulau Buaya terletak tidak jauh dari kota Sorong, Papua Barat, Indonesia. Pulau Buaya masih termasuk ke dalam wilayah Sorong, tapi terpisah dari Sorong dan bangkit di atas pulau sendiri halnya wilayah Raja Ampat. 

Disebut Pulau Buaya alasannya ialah pulau tersebut memang berbentuk mirip seekor buaya kalau anda melihat dari atas. Pulau ini menunjukkan keindahan wisata laut yang yang patut dijadikan tujuan wisata, alasannya ialah laut yang ada di pulau buaya masih terjaga dengan baik dengan airnya laut yang jernih dan jauh dari pencemaran lingkungan. 

Seperti kebanyakan pantai di Indonesia di pulau buaya juga sebagian besar ditumbuhi oleh pohon kelapa. Pasir pantainya yang lembut dan hawa yang sejuk niscaya memanjakan siapa saja yang tiba ke tempat ini. Di Pulau Buaya ini meskipun tidak banyak ada pemukiman penduduk walaupun tapi tidak banyak dan mendominasi pulau ini.

 Di kota Sorong ini memang banyak pantai pantai yang mempunyai spot anggun dan sebagian masi Pulau Buaya Wisata Papua Barat Dengan Pantai Yangi Alami

Banyaknya ikan laut di pulau ini mengakibatkan nelayan sebagai salah satu mata pencaharian utama yang dilakukan penduduk di Pulau Buaya. Selain itu aktivitas wisatawan ketika berada di pulau juga sanggup ikut memancing ikan dengan nelayan setempat, akan tetapi anda ahrus membawa peralatan memancing sendiri alasannya ialah di pulau buaya belum ada termpat sewa peralatan untuk memancing.


Fasilitas di Pulau Buaya Papua Barat

Tidak lengkap rasanya kalau liburan ke sebuah destinasi wisata tanpa mencoba wahana maupun kemudahan yang ada di destinasi wisata tersebut. Karenanya Pulau Buaya menyediakan sejumlah kemudahan wisata yang sanggup di coba oleh para wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

Seperti bahtera yang memuat sekitar 150 orang untuk sarana transportasi dengan ongkos yang sangat murah pulang pergi, kemudian adanya kemudahan banana boat, bahtera karet dayung, Donut Boat, Parasailing, Paintball Outbond, Flying Fish, dan lain- lain. 

Di Pualau buaya papua Barat, Indonesia sudah tersedia  cottage- cottage yang sanggup disewa, baik yang berada di sekitar laut Pulau Buaya maupun berada di daratan Pulau Buaya. Pengembangan wisata dari Pulau Buaya ini tidak akan terlepas dari kerjasama pihaknya dengan Kementerian Pariwisata RI dan Dinas Pariwisata Kota Sorong Papua. 

Akses ke Pulau Buaya Papua Barat

Untuk sanggup hingga di Pulau Buaya anda sanggup memakai kapal atau transfortasi lainnya yang tersedia di pelabuhan Sorong dengan sistem. Karena rute angkutan umum kapal belum tersedia di tempat tersebut, sehingga anda harus terkebih dahulu menyewa kapal untuk pulang pergi ke pulau buaya.

Tarif sewa untuk ke pulau buaya sekitar 200 hingga 250 ribu, tergantung bagaimana anda melaksanakan tawar menar dan sesuai janji dengan sang pemilik kapal. 

Untuk ke Pulau buaya memerlukan jarak tempuh dari pelabuhan sorong menuju tepian Pulau Buaya ini ditempuh sekitar 40 menit memakai transfortasi laut. Ketika sudah mencapai tempat Pulau Buaya anda sanggup meminta antar ke dermaga maupun pribadi turun di tepian pantai. Masuk ke tempat ini tentu saja gratis, namun anda juga harus membayarnya dengan tidak membuang sampah sembarangan serta turut menjaga lingkungan.